Seruling Sakti Jilid 106-110

SERULING SAKTI

Oleh: Didit Setiawan Andrianto

Jilid 106 sampai 110

106 – Domino Effect: Memastikan Kegagalan Rencana

Dua Bakat dan dua orang rekannya sudah melihat rombongan yang kini memasuki tempat persinggahan. Nampak olehnya lelaki paruh baya—yang beberapa saat kemudian diketahui sebagai guru Prawita Sari tengah mengendalikan situasi.

More

Advertisements

Seruling Sakti Jilid 101-105

SERULING SAKTI

Oleh: Didit

Jilid 101 Sampai 105

101 – Labrak!

Pemuda bercincin itu melesat ke dalam rimba di pinggiran batas kota, gerakannya bagai geliat naga—gagah mempesona—selincah burung srikatan, dan begitu pesat. Jaka benar-benar harus memberikan apresiasi tinggi bagi peringan tubuh itu, sungguh tidak disangka semuda itu dapat menguasai ilmu luar biasa.

More

Seruling Sakti Jilid 96-100

SERULING SAKTI

Oleh: Didit

Jilid 96 Sampai 100

96 – Hari Kelima

Jaka duduk termenung memperhatikan peta yang sudah berhasil di salin ulang oleh Cambuk. Lelaki itu nampak terkantuk-kantuk menunggu komentar Jaka, maklum saja sejak dia mendapatkan ide dalam penulisan keterangan peta, sampai dini hari ini sudah berlangsung delapan jam. Hari yang melelahkan.

More

Seruling Sakti Jilid 91-95

SERULING SAKTI

Oleh: Didit

Jilid 91 Sampai 95

91 – Pembunuhan

Jaka menarik nafas lega sembari tersenyum, saat mendengar laporan dari Macan Terbang, bahwa; penyebaran informasi tentang Ki Sempana adalah anggota mata-mata, sudah tersebar di kalangan telik sandi.

More

Seruling Sakti Jilid 86-90

SERULING SAKTI

Oleh: Didit

Jilid 86 Sampai 90

86 – ‘Peralatan Masak’ Gelombang Pertama

Sebuah penginapan yang sepi pengunjung nampak asri, dari tujuh belas kamar yang tersedia, hanya dua yang terisi, lokasi yang jauh dari keramaian seakan disengaja oleh pemiliknya. Salah satu tamunya nampak duduk dipojok pekarangan belakang, dengan mencangkung kaki di kursi goyangnya, lelaki dengan uban menghias kepala menyedot tembakau dalam-dalam. Dihadapan lelaki menjelang separuh abad itu ada seseorang yang tengah tertunduk.

More

Seruling Sakti Jilid 81-85

SERULING SAKTI

Oleh: Didit

Jilid 81 Sampai 85

81 – Tamu-tamu Hebat

Mintaraga mengerjakan tugasnya dengan sungguh-sungguh, dia tidak ingin mengecewakan Jaka Bayu, dewa penolongnya. Manakala pemuda itu meminta dia untuk membuka mata dan telinga untuk menyirap kabar diseluruh penjuru kota, ia lakukan itu dengan baik.

More

Seruling Sakti Jilid 76-80

SERULING SAKTI

Oleh: Didit

Jilid 76 Sampai 80

76 – Obat Peredam Masalah

Tak berapa lama kemudian, muncul sosok tegap dengan wajah berjenggot dari dalam. Rahangnya mengeras melihat sosok lelaki yang berdiri dihadapannya. Lelaki itu adalah suami kakaknya, tapi dalam pandangannya—dan mungkin orang lain, Arwah Pedang sangat tidak layak di sebut lelaki yang bertanggung jawab.

More

Previous Older Entries