Seruling Sakti Jilid 122

Seruling Sakti

Episode: Elegi Perguruan Naga Batu

Oleh: Didit Setiawan Andrianto

(Sumber: serulingsakti.wordpress.com)

—ooOoo—

122 – Domino Effect : … akhir sebuah awal – C

Seruling Sakti - Elegi Perguruan Naga BatuGemilang mentari pagi disambut ragam kicau burung. Di sebuah jalanan pinggir hutan, ada dangau yang dibuat alakadarnya oleh sang pemilik tanah. Terdengar bangku berderit perlahan menerima guncangan tubuh gemuk lelaki berwajah bundar, dia Tusarasmi. Orang ini duduk dengan menggoyang kaki. Wajah bundar Tusarasmi, dikuti bentuk tubuh yang juga tambun, menjadikan kakinya terlalu pendek untuk menjangkau tanah, tapi kondisi demikian malah lebih nyaman. Mulutnya sibuk mengunyah biji bunga matahari.

Di hadapan si wajah bundar sudah duduk empat orang, Penjual Aren, Pemancing, Pande Besi, dan lelaki usia akhir empat puluh tahun. Saat datang, dia masih memakai kerudung penutup wajah. Ketika duduk bersama para koleganya, dia membuka penutup kepala. Semua orang menahan nafas saat melihat wajah itu. Sebuah luka memanjang dari dahi hingga dagu, membelah hidung tepat di tengah secara rapi. Luka itu sudah menutup, tapi bekas yang tertinggal membuat orang lain merasa seram.

More

Seruling Sakti Jilid 121

Seruling Sakti

Episode: Elegi Perguruan Naga Batu

Oleh: Didit Setiawan Andrianto

(Sumber: serulingsakti.wordpress.com)

—ooOoo—

121 – Domino Effect : … akhir sebuah awal – B

Seruling Sakti - Elegi Perguruan Naga BatuTengah malam, nyiur bayang pepohonan tersorot cahaya rembulan, meski cukup terang bersinar namun masih menyisakan kegelapan, menyekap suara-suara dalam sunyi. Makin dalam menuju kerimbunan hutan, sinar rembulan pun terhalang rapat dedaunan. Kesiur angin, ditingkahi gemersik lirih, menjauh dengan konstan. Sesekali cahaya rembulan menyorot bayang-bayang yang berkelebat cepat.

More

Seruling Sakti Jilid 120

Seruling Sakti

Episode: Elegi Perguruan Naga Batu

Oleh: Didit Setiawan Andrianto

(Sumber: serulingsakti.wordpress.com)

—ooOoo—

120 – Domino Effect : … Akhir Sebuah Awal – A

Seruling Sakti - Elegi Perguruan Naga BatuSemua orang menatap Wuru Yathalalana dengan tatapan kasihan, lucu, juga sebal. Cambuk memasak bubur ayam spesial dalam jumlah banyak, sedianya untuk dimakan beramai, tapi semua dihabiskan tanpa sisa oleh si pemabuk.

Jaka memperhatikan dengan seksama, sejauh ini tidak ada reaksi penolakan atas makanan yang masuk. Agak ragu, Jaka menuangkan arak putih dengan kadar tinggi. Tanpa pikir panjang Wuru Yathalalana menyambar dan menenggaknya, tapi belum lagi habis mengaliri kerongkongan, arak yang diminumnya tersembur.

More

Terusan ADBM Jilid 399

Terusan ADBM

Karya mbah_man

(Sumber: http://cersilindonesia.wordpress.com/terusan-adbm/ )

Jilid 399

Orang yang berkumis dan berjambang lebat itu hanya mengangguk anggukkan kepalanya tanpa berkata sepatah katapun. Sambil mulutnya masih sibuk mengunyah juadah, tangan kanannya menerima semangkok dawet jabung dari pelayan kedai, seorang perempuan muda yang berwajah cerah.

Baru saja pelayan itu memutar tubuhnya, tiba tiba saja sebuah jerit kecil keluar dari mulutnya yang mungil ketika sebuah remasan yang sangat kurang ajar terasa di pantatnya, sementara orang yang berkumis dan berjambang lebat itu hanya tertawa terkekeh kekeh.

More

Seruling Sakti Jilid 119

SERULING SAKTI

Oleh: Didit Setiawan Andrianto

119 – Domino Effect : Setitik kesadaran

Seruling Sakti - Elegi Perguruan Naga BatuApa yang membuatmu teringat tentang mati? Apa yang menjadi perhatian utamamu? Apakah kau akan membawa harta kekayaan? Anakmu? Istrimu? Kisah seorang istri yang bersedia satu liang kubur dengan suami sudah tentu omong kosong. Begitu liang lahat selesai tertimbun, hanya isak tangis yang mengiringimu. Selanjutnya apa? Apakah kau memiliki manfaat selama hidup?

Pikiran berseliweran tidak jelas memenuhi benak Dua Bakat, pikirannya berangsur-angsur pulih. Rasa sakit di sekujur tubuh membuat dia yakin kehidupan masih menjadi bagian darinya.

“Kau sudah datang?” sebuah suara seperti terdengar dari dasar neraka membuat kuduknya bergidik.

More